Deskripsi
Judul: Tatalaksana Acute Respiratory Distress Syndrome pada Anak
Penulis: Dr. dr. H. Idham Jaya Ganda, Sp.A(K)
Editor: dr. Senopati Dwi Prahasiwi
ISBN: Sedang dalam proses
—
Acute respiratory distress syndrome (ARDS) merupakan sindrom, kumpulan observasi klinis dan fisiologis yang menggambarkan suatu keadaan patologis. Patogenesis ARDS belum sepenuhnya jelas dan belum ada gold standard untuk mendiagnosis.
ARDS ditandai dengan edema paru non kardiogenik, inflamasi pada paru, hipoksemia, dan penurunan komplians paru. Data epidemiologi dari negara-negara berpenghasilan rendah menunjukkan bahwa revisi definisi ARDS saat ini diperlukan untuk meningkatkan pengenalan dan hasil klinis globalnya. Selain faktor risiko yang terkenal untuk ARDS, paparan pada tingkat ozon yang tinggi dan konsentrasi plasma vitaminD yang rendah ditemukan sebagai keadaan predisposisi. Strategi pencegahan berbasis obat tetap menjadi tantangan utama, karena dua uji coba baru-baru ini pada aspirin dan statin gagal mengurangi kejadian pada pasien berisiko. Terapi modifikasi penyakit baru sedang ditunggu: beberapa penelitian baru-baru ini menjanjikan perbaikan prognosis ARDS, tetapi mortalitas dan komplikasi yang melumpuhkan masih tinggi pada orang yang selamat dalam perawatan intensif.
Sebagai sindrom daripada penyakit, tidak ada pemeriksaan laboratorium, pencitraan atau penyelidikan diagnostik ‘gold standart’ lainnya untuk ARDS. Oleh karena itu, seperti cedera ginjal akut (AKI), ARDS disebabkan oleh berbagai macam kondisi dan akibatnya pasien dengan ARDS bersifat heterogen. Hasil akhir pasien ini ditentukan oleh penyebab yang mendasari ARDS, faktor spesifik pasien seperti komorbiditas, manajemen klinis, dan tingkat keparahan penyakit.





Ulasan
Belum ada ulasan.