Obral!

Surat Untuk Kader Yang Hampir Kehilangan Arah

Harga aslinya adalah: Rp75.000.Harga saat ini adalah: Rp70.000.

Surat Untuk Kader Yang Hampir Kehilangan Arah

Penulis: Anto, Hajiba, Rijal, Muti, Atirah, Abiyyah, Mita, Faisal, Husna, Mutma, Ainun, Dian, Amir, Irma, Mirna, Salsa, Laili, Aisyah, Fousan, Ariqah, Zulfa, Fauzan

Editor: Sri Hajiba Rahma Al Rasyid
Khairul Ikhsan
Asmaul Husna

QRCBN :
Dimensi: 14 x 20 cm; 167 halaman

Cetakan Pertama: September 2026

Tahun Terbit: 2026

Distributor: Jariah Publishing

Ebook: PDF

Buku ini mengulas kondisi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang tengah menghadapi krisis tradisi organisasi di tengah perubahan zaman. Melemahnya budaya intelektual, dominasi kegiatan seremonial, dan rutinitas struktural yang kehilangan makna menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan gerakan pelajar.
Literasi pelajar ditawarkan sebagai jalan pembaruan. Membaca, menulis, berdiskusi, dan berpikir kritis dipahami sebagai inti gerakan, bukan sekadar aktivitas tambahan. Melalui literasi, pelajar diajak memahami realitas sosial, mengkritisi praktik organisasi, serta meneguhkan kembali nilai keilmuan dan pembebasan yang menjadi ruh IPM.
Buku ini menegaskan bahwa pembaruan tradisi tidak berarti meninggalkan identitas, melainkan merawatnya secara sadar dan relevan. Dengan menjadikan literasi sebagai basis kaderisasi dan gerakan, IPM diharapkan tumbuh sebagai organisasi pelajar yang kritis, progresif, dan mampu menjawab tantangan masa depan tanpa kehilangan jati diri ke-Muhammadiya-an

SKU: 120-L Kategori:

Deskripsi

Surat Untuk Kader Yang Hampir Kehilangan Arah

Penulis: Anto, Hajiba, Rijal, Muti, Atirah, Abiyyah, Mita, Faisal, Husna, Mutma, Ainun, Dian, Amir, Irma, Mirna, Salsa, Laili, Aisyah, Fousan, Ariqah, Zulfa, Fauzan

Editor: Sri Hajiba Rahma Al Rasyid
Khairul Ikhsan
Asmaul Husna

QRCBN :
Dimensi: 14 x 20 cm; 167 halaman

Tahun Terbit: 2026

Cetakan Pertama: September 2026

Distributor: Jariah Publishing

Ebook: PDF

Buku ini mengulas kondisi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang tengah menghadapi krisis tradisi organisasi di tengah perubahan zaman. Melemahnya budaya intelektual, dominasi kegiatan seremonial, dan rutinitas struktural yang kehilangan makna menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan gerakan pelajar.
Literasi pelajar ditawarkan sebagai jalan pembaruan. Membaca, menulis, berdiskusi, dan berpikir kritis dipahami sebagai inti gerakan, bukan sekadar aktivitas tambahan. Melalui literasi, pelajar diajak memahami realitas sosial, mengkritisi praktik organisasi, serta meneguhkan kembali nilai keilmuan dan pembebasan yang menjadi ruh IPM.
Buku ini menegaskan bahwa pembaruan tradisi tidak berarti meninggalkan identitas, melainkan merawatnya secara sadar dan relevan. Dengan menjadikan literasi sebagai basis kaderisasi dan gerakan, IPM diharapkan tumbuh sebagai organisasi pelajar yang kritis, progresif, dan mampu menjawab tantangan masa depan tanpa kehilangan jati diri ke-Muhammadiyah-an.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Surat Untuk Kader Yang Hampir Kehilangan Arah”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *