Obral!

Paham Terjemah Al-Qur’an Juz 30 Metode Mukhtashar

Harga aslinya adalah: Rp195.000.Harga saat ini adalah: Rp170.000.

Judul: Paham Terjemah Al-Qur’an Juz 30 Metode Mukhtashar

Penulis: Nukman, S.H., S.Pd.I., M.Pd.

Editor: Sandi Bayu Perwira, S.T., M.T.

ISBN : Sedang dalam Proses

Penerbit: Jariah Publishing Intermedia

Anggota IKAPI No. 043/SSL/2022

Dimensi: 21 x 29 cm; 144 hlm

Tahun : 2023

Softcover

Distributor: Jariah Publishing


Di awal-awal kami belajar Bahasa Arab pada tahun pertama, pembelajaran Bahasa Arab dimulai dengan mempelajari kosakata-kosakata dan kalimat-kalimat Bahasa Arab berkaitan dengan kehidupan sehari-sehari. Agar Bahasa Arab yang dipelajari saat itu langsung dapat diimplementasikan (dipraktekkan) dalam kehidupan sehari, karena bahasa adalah pembiasaan. Setelah itu di tahun berikutnya, kami mempelajari Bahasa Arab Nahwu dan Sharaf lalu Fiqih, Tauhid, Balagah, Hadits, Tafsir dan sebagainya. Dan Alhamdulillah kami dimudahkan Allah untuk menguasai Bahasa Arab setelah kurang lebih belajar selama 6-7 tahun di lingkungan yang berbahasa Arab aktif selama 24 jam.

Hal inilah yang tidak terjadi pada peserta didik yang tidak memiliki lingkungan Bahasa Arab. Mereka mempelajari dan menghafal Bahasa Arab sehari-hari namun tidak mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari dikarenakan tidak adanya lingkungan yang mendukung. Hingga pada akhirnya Bahasa Arab yang mereka pelajari hanya digunakan di kelas saat pembelajaran berlangsung. Begitu seterusnya hingga waktu berlalu, hari demi hari, pekan demi pekan, bulan demi bulan, tahun demi tahun terlewati namun pada akhirnya mereka belum menguasai Bahasa Arab karena kurangnya implementasi.

Stok 300

SKU: 37-L Kategori: Tag:

Deskripsi

Di awal-awal kami belajar Bahasa Arab pada tahun pertama, pembelajaran Bahasa Arab dimulai dengan mempelajari kosakata-kosakata dan kalimat-kalimat Bahasa Arab berkaitan dengan kehidupan sehari-sehari. Agar Bahasa Arab yang dipelajari saat itu langsung dapat diimplementasikan (dipraktekkan) dalam kehidupan sehari, karena bahasa adalah pembiasaan. Setelah itu di tahun berikutnya, kami mempelajari Bahasa Arab Nahwu dan Sharaf lalu Fiqih, Tauhid, Balagah, Hadits, Tafsir dan sebagainya. Dan Alhamdulillah kami dimudahkan Allah untuk menguasai Bahasa Arab setelah kurang lebih belajar selama 6-7 tahun di lingkungan yang berbahasa Arab aktif selama 24 jam.

Hal inilah yang tidak terjadi pada peserta didik yang tidak memiliki lingkungan Bahasa Arab. Mereka mempelajari dan menghafal Bahasa Arab sehari-hari namun tidak mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari dikarenakan tidak adanya lingkungan yang mendukung. Hingga pada akhirnya Bahasa Arab yang mereka pelajari hanya digunakan di kelas saat pembelajaran berlangsung. Begitu seterusnya hingga waktu berlalu, hari demi hari, pekan demi pekan, bulan demi bulan, tahun demi tahun terlewati namun pada akhirnya mereka belum menguasai Bahasa Arab karena kurangnya implementasi.

Di sisi lain dahulu kami juga teringat, bahwa motivasi mempelajari Bahasa Arab adalah untuk mengetahui makna (terjemah) Al-Qur’an ketika membaca Al-Qur’an atau mendengar bacaan Al-Qur’an saat sholat dan mendengar Murattal. Dan kami kira banyak juga orang yang belajar Bahasa Arab dengan motivasi tersebut.

Untuk bisa menterjemah Al-Qur’an memerlukan usaha belajar Bahasa Arab yang gigih dan dalam waktu yang tidak sebentar. Bagi pemula yang belajar Bahasa Arab jalan yang dilalui untuk menuju kesana tidaklah mudah dan cukup Panjang, sebab kosakata Bahasa Arab sehari- hari berbeda dengan kosakata-kosakata Bahasa Arab Al-Qur’an.

Maka kami pun berinisiatif dan berinovasi untuk mencoba mengubah pembelajaran Bahasa Arab untuk orang-orang yang tidak memiliki lingkungan Bahasa Arab, agar berfokus langsung pada Pembelajaran Bahasa Arab berpusat pada kemampuan menterjemah Al-Quran Juz 30 (Bahasa Arab ke Bahasa Indonesia) tanpa harus mendalami pembelajaran Bahasa Arab dari awal secara mendalam dan dalam jangka waktu yang lama.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Paham Terjemah Al-Qur’an Juz 30 Metode Mukhtashar”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *